Waspada! 5 Hal yang Pantang Dilakukan Saat Berada di Tanah Suci (Nomor 3 Sering Tidak Disadari)

Ringkasan Artikel
"Sudah mengeluarkan biaya puluhan juta dan menanti bertahun-tahun, tentu Anda tidak ingin ibadah umrah menjadi sia-sia hanya karena kesalahan sepele, bukan? Banyak jemaah asal Indonesia yang sudah mem..."
Waspada! 5 Hal yang Pantang Dilakukan Saat Berada di Tanah Suci (Nomor 3 Sering Tidak Disadari)

Sudah mengeluarkan biaya puluhan juta dan menanti bertahun-tahun, tentu Anda tidak ingin ibadah umrah menjadi sia-sia hanya karena kesalahan sepele, bukan?

Banyak jemaah asal Indonesia yang sudah mempersiapkan fisik dan finansial dengan sangat matang. Namun setibanya di Makkah atau Madinah, ada tantangan yang jauh lebih berat: menjaga adab dan lisan. Atmosfer spiritual yang berbeda serta kelelahan fisik terkadang membuat kita tanpa sadar melakukan hal-hal yang dilarang.

Agar ibadah Anda tetap terjaga kemabrurannya, berikut adalah 5 hal yang pantang Anda lakukan selama berada di Tanah Suci:

1. Berkeluh Kesah Soal Cuaca dan Makanan
Suhu di Arab Saudi tentu sangat berbeda dengan di Indonesia. Terkadang makanan katering pun tidak seratus persen cocok di lidah. Pantang bagi jemaah untuk terus-menerus mengeluh. Mengeluh hanya akan mengotori hati dan mengurangi pahala kesabaran Anda. Nikmati setiap prosesnya sebagai bagian dari ujian ibadah.

2. Melanggar Larangan Ihram Tanpa Sengaja
Setelah berniat ihram di Miqat, ada aturan ketat yang berlaku. Misalnya memakai wangi-wangian, memotong kuku, atau bagi laki-laki memakai pakaian berjahit. Banyak jemaah pemula yang lupa dan menggunakan sabun mandi wangi yang dibawa dari hotel. Pastikan Anda hanya menggunakan sabun non-parfum selama dalam keadaan ihram.

3. Terlalu Sibuk Membuat Konten Media Sosial
Ini adalah godaan terbesar di era digital. Memang tidak ada salahnya mendokumentasikan perjalanan, namun jangan sampai Anda lebih sibuk mencari angle foto di depan Ka'bah daripada memperbanyak doa. Fokuslah pada interaksi Anda dengan Sang Pencipta, biarkan memori spiritual itu tertanam di hati, bukan sekadar di galeri ponsel.

4. Memaksakan Diri Mencium Hajar Aswad
Mencium Hajar Aswad adalah sunnah, namun menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain adalah wajib. Jangan sampai karena ambisi mengejar yang sunnah, Anda justru melakukan hal yang haram seperti menyikut, mendorong, atau menyakiti jemaah lain di tengah desakan ribuan orang.

5. Berdebat dan Bertengkar dengan Sesama Jemaah
Kelelahan saat antre bus, berdesakan di lift hotel, atau antre toilet bisa memancing emosi. Ingatlah bahwa tidak boleh ada perdebatan (jidal) selama melaksanakan ibadah. Tahan amarah Anda, saling memaklumi, dan perbanyaklah istighfar.

Jaga Hati, Pilih Pendamping yang Mengerti

Ketenangan hati selama beribadah sangat dipengaruhi oleh kelancaran perjalanan Anda. Di sinilah peran penting sebuah biro travel yang kompeten. 

Memasuki perayaan milad ke-8 di bulan Juli ini, Surya Madina terus berkomitmen menghadirkan pelayanan sepenuh hati. Kami menyediakan pembimbing ibadah dan mutawwif yang sabar untuk terus mendampingi dan mengingatkan jemaah akan adab-adab di Tanah Suci. 

Bagi Anda warga Solo Raya, atau yang kini berdomisili di wilayah sekitar Banyumas melalui layanan kantor cabang kami di Purwokerto, percayakan perjalanan spiritual Anda bersama Surya Madina. Mari kita tata niat, jaga adab, dan raih umrah yang mabrur bersama-sama. Konsultasikan rencana keberangkatan Anda hari ini!

Legalitas & Validasi
Identitas resmi kami sebagai biro Umroh berizin Kemenag RI.
PPIU: 24062200416260002
PIHK: 24062200416260003
Kantor Pusat
Kantor Pusat Solo
Jl. Moh. Yamin No.77, Kratonan, Kec. Serengan, Surakarta, Jawa Tengah 57153
Dapatkan Promo!