Hati-Hati Disita Askar! Ini 3 Alasan Kamera Profesional Dilarang di Makkah

Ringkasan Artikel
"Saat berada di Tanah Suci, kita pasti ingin mengabadikan setiap momen spiritual. Namun, jangan sekali-kali membawa kamera profesional berukuran besar dengan lensa panjang, atau Anda harus siap-siap me..."
Hati-Hati Disita Askar! Ini 3 Alasan Kamera Profesional Dilarang di Makkah

Saat berada di Tanah Suci, kita pasti ingin mengabadikan setiap momen spiritual. Namun, jangan sekali-kali membawa kamera profesional berukuran besar dengan lensa panjang, atau Anda harus siap-siap melihatnya disita oleh askar.

Mengapa demikian? Merekam menggunakan ponsel pintar (smartphone) diperbolehkan, namun kamera profesional dilarang keras. Berikut adalah 3 alasan utama di balik peraturan tersebut:

1. Aturan Komersial vs. Dokumentasi Pribadi Bagi otoritas Arab Saudi, peralatan seperti kamera lensa bongkar-pasang (DSLR/Mirrorless) atau tripod besar sering kali diidentikkan dengan kebutuhan komersial—seperti liputan media atau pembuatan konten berbayar. Kegiatan komersial di Tanah Suci wajib mengantongi surat izin resmi atau Tasrih. Di sisi lain, ponsel pintar murni dianggap sebagai alat dokumentasi pribadi.

2. Manajemen Massa dan Keselamatan Bayangkan ada jutaan orang berdesakan saat tawaf, lalu tiba-tiba ada seseorang yang menggelar tripod di tengah jalan. Hal ini tidak hanya akan membuat arus jemaah tersendat, tetapi juga sangat rawan menyebabkan orang lain tersandung dan cedera. Keselamatan jemaah adalah prioritas utama.

3. Perlindungan Privasi yang Ketat Kamera profesional dibekali lensa tajam yang mampu mengambil gambar jarak dekat (zoom-in) dengan sangat jelas. Pemerintah setempat sangat menjaga privasi jemaah, khususnya jemaah wanita, agar mereka bisa beribadah, menangis, dan berdoa dengan khusyuk tanpa rasa takut wajahnya terekam dalam kualitas tinggi lalu tersebar di internet.

Nah, sekarang Anda sudah memahami mengapa kamera profesional dilarang dan sebaiknya hanya menggunakan ponsel pintar untuk merekam momen di Makkah. Pastikan Anda mematuhi aturan ini agar ibadah Anda tetap aman dan nyaman.

Ingin merencanakan perjalanan umrah yang tenang dan penuh berkah? Hubungi Surya Madina melalui WhatsApp (0822-9595-5151) atau kunjungi kantor kami di Jl. Moh. Yamin No.77, Kratonan, Surakarta.

Legalitas & Validasi
Identitas resmi kami sebagai biro Umroh berizin Kemenag RI.
PPIU: 24062200416260002
PIHK: 24062200416260003
Kantor Pusat
Kantor Pusat Solo
Jl. Moh. Yamin No.77, Kratonan, Kec. Serengan, Surakarta, Jawa Tengah 57153
Dapatkan Promo!